MATAHARINEWS.com

Mewartakan dengan Terang Benderang

Rabu,22 Oktober 2014

Update15:37:58 WIB

Anda berada di sini: Kesehatan Obat & Penyakit Khasiat Bawang Merah, Mengobati Diabetes dan Jantung
Galat
  • JFolder::create: Path not in open_basedir paths

Khasiat Bawang Merah, Mengobati Diabetes dan Jantung


mataharinews.com, Jakarta Tahukah Anda bahwa penggunaan tanaman untuk mengobati penyakit sudah memang sudah ada sejak ribuan tahun lalu dan di terapkan oleh masyarakat. Bawang juga termasuk di dalamnya. Menurut sebuah catatan, bawang sudah ada sejak 3.500 tahun yang lalu dan dipakai dalam dunia kuliner dan juga pengobatan.

Meski baunya tajam tapi jika di bandingkan dengan makanan super lainnya seperti delima, minuman anggur merah atau teh hijau, ternyata bawang jauh lebih superior dalam pencegahan dan juga dalam pengobatan penyakit.

Beberapa penyakit kronis seperti diabetes melitus, katarak, atau penyakit jantung merupakan sedikit contoh dari gangguan kesehatan yang bisa diatasi bawang. Selain itu bumbu dapur yang satu ini juga memiliki antibiotik yang kuat dan membantu mengurangi penyakit yang disebabkan kontaminasi bakteri.

Ratusan penelitian yang pernah dipublikasikan menyebutkan bawang secara alami memiliki komponen yang bersifat melindungi saraf dan sistem kardiovaskular, meningkatkan fungsi imun, melawan pertumbuhan tumor, serta membantu fungsi hormon yang sehat.
Salah satu manfaat bawang dalam mencegah penyakit jantung adalah karena kemampuannya menurunkan kolesterol, mencegah pengerasan arteri, meningkatkan elastisitas pembuluh darah, serta menjaga tekanan darah tetap normal.

Secara mengejutkan bawang juga memiliki aktivitas antikanker dan menjaga kadar gula darah tetap normal. Memang bawang tidak secara tunggal mencegah diabetes, Anda masih harus mengimbanginya dengan membatasi makanan tinggi gula dan lemak.

Manfaatkan keampuhan bawang dengan mengonsumsinya setiap hari. Meski sebenarnya bawang mentah mengandung banyak komponen berkhasiat, namun bawang yang diolah kandungannya tak berkurang banyak.

Yang perlu diingat dalam mengolah bawang adalah hindari mengupasnya terlalu dalam sebab kandungan kulit terluarnya justru mengandung flavonoid atau pencegah kanker yang lebih banyak.

(LB.Com)