MATAHARINEWS.com

Mewartakan dengan Terang Benderang

Jumat,31 Oktober 2014

Update18:18:12 WIB

Anda berada di sini: Kesehatan Obat & Penyakit Tahun 2010 1,24 Juta Meninggal Akibat Malaria di Seluruh Dunia
Galat
  • JFolder::create: Path not in open_basedir paths

Tahun 2010 1,24 Juta Meninggal Akibat Malaria di Seluruh Dunia


Mataharinews, London - Angka kematian akibat penyakit yang ditularkan oleh nyamuk dan umumnya akibat malaria selama tahun 2010 sebanyak 1, 24 juta jiwa. Data kematian itu ditulis dalam jurnal kedokteran Inggris, Lancet yang dikutip bbc, Jumat (3/2)

 

Sementara, Wolrd Health Organisaton (WHO) mengeluarkan angka jauh di bawah Lancet yakni 655.000 jiwa kematian di tahun yang sama.

 

Terungkapnya data tersebut dengan adanya penelitian yang dilakukan Lancet, didanai oleh Bill dan Melinda Gates Foundation, sejak tahun 1980 sampai 2010 yang membuat data base tentang sejarah malaria.

Karena itu, mulailah tercatat angka kematian malaria sejak tahun 1980 yang mengungkapkan bahwa tahun 1980 jumlah kematian malaria yang berhasil didata sebanyak 995.000 jiwa. Puncaknya tahun 2004 yakni 1,82 jita jiwa meninggal.

Kenaikan kematian akibat malaria sampai dengan tahun 2004 yang disebabkan oleh pertumbuhan populasi berisiko malaria, sedangkan penurunan sejak tahun 2004 tersebut diberikan untuk "sebuah scaling up yang cepat seperti pengendalian malaria di Afrika", yang didukung oleh donor internasional.

Kebanyakan kematian di Afrika adalah anak-anak, para peneliti mencatat proporsi yang lebih tinggi dari kematian di antara anak-anak dan orang dewasa dari perkiraan sebelumnya. Secara total, 433.000 lebih banyak kematian terjadi di kalangan anak di atas lima tahun dan orang dewasa di 2010 dibandingkan perkiraan WHO

"Anda belajar di sekolah kedokteran bahwa, dan mengembangkan kekebalan untuk anak-anak, akan tetapi yang banyak meninggal adalah orang dewasa," kata Dr Christopher Murray dari University of Washington di Seattle, yang memimpin penelitian.

"Apa yang kami temukan dalam catatan rumah sakit, catatan kematian, survei dan sumber menunjukkan bahwa hanya ini tidak terjadi." Para peneliti juga menyimpulkan pemberantasan malaria tidak kemungkinan dalam jangka pendek.

"Kami memperkirakan bahwa jika penurunan dari tahun puncak 2004, kematian secara kontinyu malaria akan menurun menjadi kurang dari 100.000 kematian setelah 2020," tulis mereka dalam jurnalnya. (bbC)