MATAHARINEWS.com

Mewartakan dengan Terang Benderang

Kamis,27 November 2014

Update07:31:11 WIB

Anda berada di sini: Kesehatan Obat & Penyakit Kelamaan Nonton TV Berakibat Buruk
Galat
  • JFolder::create: Path not in open_basedir paths

Kelamaan Nonton TV Berakibat Buruk


Mataharinews.com, Jakarta - Sebagian besar masyarakat sering menghabiskan waktunya dengan menonton televisi di rumah apabial tidak kesibukan. Ada juga yang beranggapan bahwa menghabiskan waktu dengan menonton televisi membuat hidup Anda menjadi lebih berkualitas.

Banyak informasi dan pengetahuan yang kita terima, tapi terlalu lama menonton televisi justru akan berdampak buruk pada kesalahan fisik dan mental Anda.

Berikut ini adalah sejumlah penyakit yang mungkin bisa menimpa Anda jika terlalu lama menghabiskan waktu di depan televisi :

1. Risiko sakit jantung

Berdasarkan analis data yang di kumpulkan lebih dari 6 tahun dengan melibatkan 8.800 laki-laki dan perempuan yang ada di Australia (Usia 25 yang tidak memiliki riwayat penyakit jantung), peneliti juga menemukan bahwa setiap satu jam Anda menonton tv dapat meningkat resiko kematian akibat serangan jantung sebesar 18% dan resiko kematian akibat kanker sebesar 9%. Ini berarti bahwa orang yang menonton TV lebih dari empat jam memiliki 80% peningkatan resiko kematian akibat dari penyakit kardiovaskuler selama periode waktu 6 tahun di bandingkan dengan orang yang menonton kurang dari 2 jam setiap harinya.

2. Gangguan tidur

Terlalu sering menonton TV rupanya dapat mengurangi kadar hormon melatonin di otak yang dapat mempengaruhi ritme alami tubuh Anda, sehingga membuat Anda terjaga lebih lama, tidur tidak teratur dan lelah. Berkurangnya level melatonin juga kerap dikaitkan dengan pubertas dini pada anak perempuan.

3. Diabetes

Sebuah studi pada perempuan yang diterbitkan oleh Journal of American Medical Association tahun 2003 menunjukkan bahwa resiko diabetes akan meningkat sebesar 14 % pada mereka yang suka menonton TV selama 2 dalam sehari. Penelitian lain juga menemukan bahwa pria yang menonton TV lebih dari 40 jam seminggu, 3 kali lebih berisiko dari mereka yang menderita diabetes tipe 2 daripada pria yang menonton TV kurang dari 1 jam setiap minggunya.

4. Obesitas

Kebiasaan menonton televisi terlampau lama sering membuat otot Anda tidak bergerak. Jika otot-otot Anda tidak aktif dalam jangka waktu yang sangat lama, maka bisa dapat mengganggu metabolisme dan menyebabkan kenaikan berat badan.

5. Attention Deficit Disorder (ADD)

ADD adalah sebuah gangguan pemusatan perhatian/konsentrasi dabn sifat implusif yang tidak sesuai pada umur anak, bahkan beberapa anak dapat menunjukkan sifat hiperaktif. Penelitian di University of Washington Child Health Institute menemukan bahwa pada anak usia 3 (tiga) tahun yang menonton TV dua jam per hari, 20% berisiko memiliki masalah gangguan perhatian pada usia 7 tahun dibandingkan anak-anak tidak menonton televisi.

6. Peningkatan risiko asma

Di negara Inggris, ada sebuah penelitian bahwa mempelajari kebiasaan menonton TV lebih dari 3.000 anak-anak mulai usia bayi sampai 11 tahun. Dari hasil penelitian ini membuktikan bahwa anak-anak yang menghabiskan waktu 2 jam atau lebih menonton TV per hari, dua kali lebih beresiko dari orang yang menderita asma.

7. Mindless eating

Banyak orang tidak sadar, bahwa ketika menonton televisi Anda memiliki kesempatan lebih banyak makan dibandingkan saat melakukan kegiatan lain.

8. Memberi efek negatif pada mental

Menonton TV untuk jangka waktu lama memiliki efek negatif pada perkembangan intelektual anak. American Academy of Pediatrics melarang anak-anak dibawah 2 tahun untuk menonton TV dan merekomendasikan pada anak usia diatas 2 tahun untuk tidak menonton TV lebih dari dua jam sehari.

9. Sakit mata

Menonton televisi terlalu banyak buruk bagi mata Anda, terutama ketika menonton televisi di ruangan gelap. Memfokuskan mata Anda terlalu lama pada salah satu objek dapat membuat mata Anda tegang.

10. Perilaku agresif

Anak-anak kecil lebih mungkin untuk menunjukkan perilaku agresif setelah melihat acara TV atau film kekerasan. Sebuah penelitian yang melibatkan lebih dari 3.000 anak usia 3 tahun menemukan bahwa anak-anak yang terlalu sering menonton TV, secara langsung atau pun tidak, akan berisiko untuk memamerkan perilaku agresif.

11. Kurang sosialisasi

Terlalu sering menonton televisi dapat mengurangi interaksi sosial Anda dengan teman dan keluarga. Hal ini dapat menyebabkan berbagai fobia sosial.