Gejala autis, bisa muncul sejak si kecil bayi. Baca panduan ini agar Anda mudah mendeteksinya.
Usia 0- 1 tahun:· Menjadi kaku saat hendak digendong.
· Terlihat sangat lemas dan otot-otot tubuhnya tidak berkembang dengan baik.
· Tidak mau menarik rambut, jari, atau benda-benda yang disodorkan ke telapak tangannya.
· Tidak menengok ketika mendengar Anda bicara atau memanggil namanya.
· Mengalami masalah tidur: tidur hanya sebentar atau tidak tidur.
· Jarang menunjukkan ekspresi wajah, tidak pernah tertawa, menangis berlebihan atau malah tidak pernah menangis.
· Mengepakkan tangan, mengangguk-anggukan kepala, melakukan gerakan yang berulang.
· Sering terlihat asyik sendiri.
· Mengalami masalah dengan pencernaan, menolak disusui, makan, atau minum.
· Kesulitan makan makanan yang bertekstur kasar.
Usia 1-3 tahun
· Menolak kontak mata.
· Tidak mau tersenyum.
· Seperti terganggu pendengarannya, misalnya tidak peduli dengan suara nyaring atau sangat peka mendengar kebisingan.
· Tidak berceloteh atau menunjukkan keinginannya.
· Tidak tertarik bermain bersama orang tua atau pengasuhnya.
· Tidak berbicara satu kata pun di usia 16 bulan.
· Tidak bisa merangkai dua kata saat berusia dua tahun.
· Mengalami masalah komunikasi dan berbahasa.
Usia 3-5 tahun
· Tidak atau jarang merespon jika dipanggil namanya.
· Tidak memakai bahasa tubuh untuk mengungkapkan kebutuhan atau keinginannya.
· Tidak bisa mengerjakan perintah sederhana.
· Tidak bisa merespon suara yang terdengar pada saat bersamaan.
· Tidak menunjukkan kemampuan bahasa tubuh yang sesuai, misalnya tidak mau melambaikan tangan.
· Sering tantrum dan melakukan kekerasan fisik.
· Kehilangan kemampuan berbahasa.
· Tertarik pada benda yang berputar atau bergerak dengan gerakan konstan.
· Memainkan mainannya dengan cara yang tidak lazim (misalnya memainkan mobil-mobilan hanya dengan memutarkan roda-rodanya saja).
· Hiperaktif.
· Tidak pernah membalas senyuman.
· Tidak melakukan kontak mata.
· Lebih memilih bermain sendiri dan tidak mau bermain dengan teman sebaya.
· Berjalan dengan cara jinjit.
· Memiliki keterikatan dengan mainan tertentu, aktivitas, dan rutinitas. Merasa tidak nyaman bahkan marah jika semua itu terganggu.
· Mengingat cerita, tulisan, atau lagu dengan berlebihan.
· Menolak makan dengan lauk yang beragam teksturnya. (ss/m&b/photo:visualphotos)







