MATAHARINEWS.com

Mewartakan dengan Terang Benderang

Jumat,31 Oktober 2014

Update03:44:53 WIB

Anda berada di sini: Kesehatan Ibu & Anak Merangsang Nafsu Makan Anak
Galat
  • JFolder::create: Could not create directory

Merangsang Nafsu Makan Anak



Mataharinews.com, - Banyak orang yang memiliki anak mungkin mengalami kesulitan terkait nafsu makan anak mereka. Ya, banyak dari anak mereka yang tak mau makan.

Jika Anda termasuk salah satu dari orang tua yang mengalami masalah ini, Anda dapat mencoba beberapa hal yang dipercaya bisa meningkatkan nafsu makan anak.

Satu trik yang bisa dicoba adalah dengan menyajikan makanan yang secara visual terlihat menarik bagi anak. Coba untuk menyajikan makanan dengan keseimbangan nutrisi yang memiliki banyak variasi warna dan bentuk.

Anak-anak tentu saja lebih tertarik pada makanan yang memiliki banyak warna dibandingkan dengan tidak. Sebuah panjangan menarik dari makanan tentunya bisa meningkatkan nafsu makan anak.

Anak-anak dan orang dewasa tentu saja berbeda, mereka memiliki rasa yang berbeda dan tentu saja perbedaan selera akan keindahan. Hal yang secara visual menarik bagi anak-anak dan apa yang secara visual menarik bagi orang dewasa juga sangat berbeda.

"Sayangnya, banyak orang tua memberikan penyajian makanan yang sama seperti yang mereka suka, untuk anak mereka," Ujar Brian Wansink, pimpinan penelitian dari Cornell university,New York AS seperti dikutip dari Daily Mail.

Wansink melakukan penelitian fokus pada apa yang membuat anak tertarik pada makanan, dan dari penilitiannya itu, ia mengungkapkan pentingnya penyajian makanan terkait nafsu makan anak. Cara tepat untuk menyajikan makanan adalah sangat penting karena hal itu dapat membuat makanan terlihat lebih lezat di mata anak-anak.

Penelitian Wansink melibatkan baik itu anak dan orang tua. Penelitian itu dilakukan dengan menunjukan 48 gambar makanan kepada 23 anak dan 46 orang tua.

Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa anak lebih memilih makanan yang memiliki variasi warna dan pilihan bentuknya. Hal ini tentu saja sangat berbeda dari orang tua mereka yang kebanyakan lebih memilih makanan yang biasa.

Hasil dari penelititan itu menunjukan bahwa anak cenderung memilih makanan dengan enam warna, sementara orang tua cenderung hanya memilih tiga warna. Disamping warna, penempatan dari makanan juga penting bagi anak-anak. Mereka cenderung memilih menu utama seperti daging yang ditempatkan di depan piring. Dan, lebih tertarik makan ketika menu makanan itu di rangkai dengan cara seperti itu.

Professor Wansink dan rekan-rekan penelitinya dari London Metropolitan University menyarankan orang tua untuk memberikan perhatian lebih pada sentuhan sederhana ini, mereka harus lebih peduli untuk mempersiapkan daging dalam sebuah bentuk seperti senyuman wajah datu bentuk hati.

"Dibandingkan dengan orang tua, anak-anak tak hanya memilih sebuah hidangan yang mengandung beragam warna, tetapi juga memilih menu utama di depan piring dengan desain yang figuratif," ujarnya.

Sementara orang dewasa cenderung tertarik pada bentuk, ukuran, dan penampilan dari makanan yang disajikan.

"Jadi, kita tak seharusnya menyamakan pandangan orang dewasa dengan anak-anak, ujar rekan peneliti Kevin Kniffin.

Hasil peneltian ini dipublikasikan dalam jurnal the Acta Paediatrica. Penelitian ini diselesaikan utamanya guna mendukung program diversifikasi dari nutrisi anak. (yud)