Mataharinews.com, Tokyo - Seorang politisi Jepang, Toru Hasmimoto menilai bahwa keberadaan Jugun Ianfu (wanita penghibur seks) sangat diperlukan dalam kondisi perang. Apalagi ketika perang dunia ke II berlangsung ketika itu.
Toru yang juga menjabat sebagai Walikota Jepang, seperti yang dikutip BBC (13/5) menjelaskan bahwa keberadaan wanita penghibur bagi tentara Jepang adalah untuk memberi semangat dan waktu isirahat yang nyaman kepada prajurit yang memiliki resiko mati di medan tempur.









